• (0351) 462986
  • admin@mvr-stemdt.web.id
  • Jl. Setia Budi No.85, Kota Madiun
Blog
Validasi Ahli Media Mobile Virtual Reality (MVR) STEM-DT

Validasi Ahli Media Mobile Virtual Reality (MVR) STEM-DT

📅 Logbook Penelitian – Pertemuan 8


Kegiatan: Validasi Ahli Media terhadap Pengembangan Sistem MVR STEM-DT 
Waktu:
 Kamis, 24 Juni 2026, Pukul 15.00 WIB
Tempat: Daring melalui Google Meet

📝 Deskripsi Kegiatan

Pada kegiatan ini, tim peneliti melaksanakan validasi ahli media terhadap pengembangan Mobile Virtual Reality (MVR) STEM-DT yang telah dikembangkan pada tahap sebelumnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh masukan, penilaian, dan rekomendasi dari para ahli media terkait kualitas media, pengalaman pengguna (user experience), interaktivitas, navigasi, serta aspek teknis pengembangan teknologi Virtual Reality yang digunakan dalam media pembelajaran.

Validasi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan validasi sebelumnya yang berfokus pada aspek media pembelajaran STEM-DT. Pada kegiatan kali ini, proses validasi lebih menitikberatkan pada aspek implementasi teknologi Mobile Virtual Reality (MVR), desain interaksi pengguna, efektivitas navigasi dalam lingkungan virtual, serta potensi pengembangan teknologi yang dapat meningkatkan kualitas pengalaman belajar peserta didik.

Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Google Meet dan dihadiri oleh seluruh tim peneliti yang terdiri atas ketua peneliti, dosen anggota peneliti, serta mahasiswa anggota peneliti. Adapun validator yang terlibat dalam kegiatan ini adalah:

  1. Fery Prasetyanto, S.T., M.T.
  2. Rizky Kharisma, S.Tr.Kom., M.T.

    Pada kesempatan tersebut, tim peneliti mempresentasikan hasil pengembangan media pembelajaran MVR STEM-DT yang telah dibangun, meliputi konsep pembelajaran, struktur materi, desain lingkungan virtual, mekanisme navigasi pengguna, fitur interaktif, serta implementasi pembelajaran berbasis Virtual Reality yang telah dikembangkan.

    Selama proses validasi, para validator melakukan telaah terhadap berbagai aspek media, meliputi kualitas tampilan visual, konsistensi desain antarmuka, kemudahan penggunaan, efektivitas interaksi pengguna, kenyamanan navigasi, serta kesiapan media untuk diimplementasikan kepada pengguna sasaran.

    Selain memberikan penilaian terhadap media yang dikembangkan, kedua validator juga memberikan berbagai rekomendasi teknis untuk pengembangan lanjutan. Salah satu masukan utama yang disampaikan adalah peluang pengembangan media menggunakan Unity Engine sebagai platform pengembangan Virtual Reality yang lebih fleksibel dan mendukung berbagai fitur interaktif yang lebih kompleks.

    Menurut validator, penggunaan Unity memiliki sejumlah keunggulan, antara lain kemampuan untuk mengembangkan lingkungan virtual yang lebih realistis, dukungan terhadap berbagai perangkat Virtual Reality termasuk Meta Quest, kemudahan integrasi objek tiga dimensi (3D), animasi, simulasi, serta fleksibilitas dalam mengembangkan fitur interaktif yang lebih beragam. Selain itu, Unity juga memiliki komunitas pengembang yang luas sehingga dapat mendukung proses pengembangan dan pemeliharaan aplikasi secara berkelanjutan.

    Namun demikian, validator juga menyampaikan beberapa tantangan apabila pengembangan dilakukan menggunakan Unity, di antaranya kebutuhan kompetensi pemrograman yang lebih tinggi, waktu pengembangan yang relatif lebih panjang, kebutuhan perangkat keras yang lebih tinggi selama proses pengembangan, serta kompleksitas dalam proses pemeliharaan dan pembaruan aplikasi.

    Selain aspek platform pengembangan, kedua validator juga memberikan perhatian khusus terhadap kenyamanan pengguna selama berinteraksi dalam lingkungan Virtual Reality. Validator menyarankan agar mekanisme interaksi yang mengharuskan pengguna berjalan secara virtual atau berpindah-pindah lokasi untuk mendekati objek pembelajaran dapat diminimalkan guna mengurangi potensi terjadinya motion sickness atau rasa pusing saat menggunakan perangkat VR.

    Sebagai alternatif, validator merekomendasikan penggunaan pendekatan interaksi yang lebih sederhana dan nyaman, seperti sistem teleportasi, penggunaan hotspot interaktif, pemanggilan objek ke posisi pengguna, serta pemanfaatan panel informasi yang dapat diakses tanpa harus melakukan perpindahan posisi secara berlebihan. Pendekatan tersebut dinilai dapat meningkatkan kenyamanan pengguna sekaligus mengurangi risiko kebingungan selama proses eksplorasi lingkungan virtual.

    Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik dan menghasilkan berbagai masukan konstruktif yang akan digunakan sebagai dasar penyempurnaan media pembelajaran MVR STEM-DT pada tahap pengembangan berikutnya.

    👥 Tim Peneliti yang Terlibat

    Kegiatan dihadiri oleh:

    • Ketua Peneliti
    • Dosen Anggota Peneliti
    • Mahasiswa Anggota Peneliti

    Seluruh anggota tim terlibat aktif dalam proses presentasi produk, diskusi, dokumentasi kegiatan, serta pencatatan hasil validasi dan rekomendasi dari para validator.

    👨‍🏫 Validator Ahli Media

    • Fery Prasetyanto, S.T., M.T.
    • Rizky Kharisma, S.Tr.Kom., M.T.
    GMeet2406202602

    💻 Media dan Perangkat yang Digunakan

    • Google Meet
    • Sistem Pembelajaran Mobile Virtual Reality (MVR) STEM-DT
    • Laptop dan perangkat presentasi
    • Jaringan internet



    ✅ Hasil Pertemuan

    • Validasi ahli media terhadap sistem MVR STEM-DT berhasil dilaksanakan dengan baik.
    • Validator memberikan penilaian terhadap kualitas media, desain antarmuka, navigasi, dan pengalaman pengguna.
    • Media dinilai memiliki potensi yang baik untuk digunakan sebagai media pembelajaran berbasis Virtual Reality.
    • Diperoleh rekomendasi untuk mempertimbangkan penggunaan Unity Engine sebagai platform pengembangan lanjutan guna meningkatkan fleksibilitas dan kualitas interaktivitas media.
    • Validator memberikan masukan terkait optimalisasi desain navigasi dan interaksi pengguna untuk mengurangi potensi motion sickness.
    • Direkomendasikan penggunaan mekanisme interaksi yang lebih sederhana seperti teleportasi, hotspot interaktif, dan object-centered interaction.
    • Diperoleh berbagai masukan terkait peningkatan kenyamanan pengguna (user experience) dan efektivitas eksplorasi lingkungan virtual.
    • Hasil validasi akan digunakan sebagai dasar revisi dan penyempurnaan produk sebelum tahap implementasi kepada pengguna sasaran.

      📌 Catatan

      • Seluruh rekomendasi validator akan menjadi dasar dalam proses revisi dan pengembangan lanjutan media MVR STEM-DT.
      • Aspek kenyamanan pengguna, efektivitas navigasi, dan optimalisasi interaksi akan menjadi fokus utama pada tahap pengembangan berikutnya.
      • Tim peneliti akan melakukan kajian lebih lanjut terkait kemungkinan implementasi Unity Engine sebagai platform pengembangan Virtual Reality pada versi selanjutnya.
      • Dokumentasi dan hasil validasi akan digunakan sebagai bagian dari pelaporan kegiatan penelitian dan luaran hibah Kemdiktisaintek.